Jangan Abaikan! Inilah Tips Dapatkan Dana Cepat dengan Aman

Setiap hari kebutuhan terasa terus bertambah, terlebih dalam hal finansial. Apabila kita bisa mengatur keuangan dengan baik, maka kebangkrutan akan datang. Peminjaman dana pun harus dilakukan dengan bijak. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mendapatkan dana cepat secara aman.

 Dana Cepat

1. Pilih Jenis Lembaga
Sekarang ini, semakin banyak penyedia dana yang bisa Anda jumpai, mulai dari bank, koperasi, pegadaian hingga penyedia dana online. Setiap lembaga tentunya memiliki ketentuan yang berbeda-beda sehingga Anda harus mempelajarinya dengan baik, mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda.

Pemilihan lembaga ini juga akan memengaruhi pembayaran cicilan kedepannya. Anda harus mengetahui benar kelebihan dan kekurangan setiap lembaga agar bisa menemukan yang terbaik. 

Ketentuan yang dimiliki penyedia dana ini akan berkaitan dengan jumlah nominal yang bisa dipinjam, bunga yang harus dibayar, persyaratan yang harus dipenuhi dan lain sebagainya. Oleh karena itu, jangan terburu-buru memilih pilihan agar nantinya tidak menyesal di akhir karena kesulitan yang datang pada Anda. 

2. Pastikan Terdaftar OJK (Otoritas Jasa Keuangan)
OJK merupakan pihak yang berwenang mengawasi dan mengatur aktivitas lembaga finansial di Indonesia, baik itu lembaga pinjaman online ataupun lembaga pinjaman yang biasa. Jadi, lembaga yang terpercaya pastinya harus terdaftar dalam OJK yang bisa Anda akses melalui situs di bagian bawah. 

Untuk lebih mudah, Anda bisa mendownload aplikasinya di smartphone untuk melihat lembaga pinjaman dana mana saja yang aman untuk dipilih. Status terdaftar inilah yang menjadi jaminan bahwa lembaga tersebut aman dan terpercaya. Jadi, apabila Anda tidak ingin mendapatkan risiko, pilih lembaga yang terdaftar ini.

3. Pelajari Biaya yang Ada
Membutuhkan dana cepat, mungkin akan membuat kita tergiur dengan pinjaman online yang langsung cari. Namun, jika tidak dicermati dengan saksama, Anda bisa menjadi korban penipuan atas pinjaman online. Sebelumnya, penting untuk mempelajari biaya-biaya yang menyertai pinjaman dana tersebut.

Sejak awal, Anda harus tahu biaya yang dibutuhkan, seperti provisi atau uang tanda jasa, administrasi atau uang untuk mengurus administrasi pinjaman, denda yang dikenakan saat cicilan terlambat, hingga penalti yang dikenakan jika pelunasan dipercepat. Semua ini harus Anda perhatikan dengan baik di awal. 

Anda bisa memastikan biaya-biaya ini langsung pada lembaga yang bersangkutan. Jangan ragu untuk bertanya dan mengkonfimasi biaya tersebut agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman di akhir atau tengah perjanjian. Selain itu, lebih baik memilih lembaga dengan biaya-biaya yang tidak begitu banyak.

4. Situs Digembok
Memiliki website atau situs menjadi suatu keharusan bagi penyedia pinjaman online. Melalui situs inilah, calon klien dapat melihat apakah penyedia dana tersebut terpercaya atau hanya abal-abal semata. Untuk menghindari pemilihan penyedia dana abal-abal, perhatikan tanda pada bagian situs.

Pastikan jika situs tersebut menampilkan ikon gembok pada sebelah kanannya. Ikon ini menunjukkan bahwa situs akan merahasiakan setiap data yang dimasukkan untuk kebutuhan pendaftaran atau pengajuan pinjaman. Anda pun tidak perlu khawatir untuk masalah kerahasiaan data karena situs tersebut akan menjaminnya. 

5. Penuhi Syaratnya secara Lengkap
Sebelum Anda mengajukan pinjaman, maka penting untuk memastikan setiap syarat atau dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Hal ini akan memudahkan penyedia dana untuk segera menerima aplikasi yang diajukan. Selain itu, pemenuhan dokumen yang lengkap juga menghindarkan Anda terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. 

Misalnya saja, pinjaman dana yang menggunakan jaminan dimana Anda harus melengkapi dokumen berkaitan dengan jaminan tersebut. Apabila syaratnya kurang lengkap, maka bisa menimbulkan masalah, seperti aplikasi yang tidak disetujui, tuduhan mencuri atau bahkan hal lain yang justru akan merugikan diri sendiri.

6. Pelajari Konsekuensi Pinjaman
Ketika Anda memutuskan untuk memilih penyedia pinjaman dana, maka Anda harus memperhatikan konsekuensi pinjaman yang ditetapkan oleh jasa tersebut, mengingat setiap penyedia pinjaman dana memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Misalnya, agunan akan langsung disita saat peminjam tidak dapat melunasi pinjaman 30 hari. 

Risiko-risiko seperti inilah yang harus Anda ketahui di awal sebelum meminjam dana agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Konsekuensi ini biasanya diberikan ketika ada salah satu pihak yang menyalahi kesepakatan yang telah dibuat. Namun, terkadang ada hal-hal yang terselubung sehingga Anda harus lebih cermat.

7. Perhatikan Simulasi Cicilan
Ketika Anda berniat untuk meminjam dana, maka Anda harus bisa mengembalikannya dalam bentuk cicilan yang disertai dengan bunga. Besaran cicilan yang harus dibayar ini tergantung dengan besaran dana yang dipinjam dan masa tenor. Apapun itu, Anda harus melakukan simulasi cicilan untuk mengetahui besar cicilan setiap bulannya.

Penyedia dana online biasanya menyediakan pula fitur untuk menghitung besaran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan. Hal ini memudahkan Anda untuk menyesuaikan cicilan dengan penghasilan, apakah masih bisa membayar cicilan dengan lancar tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari. 

Demikian informasi mengenai tips untuk mendapatkan dana cepat dengan aman agar tidak terjadi kerugian setelah meminjam dana tersebut. Pastikan jika penyedia dana yang Anda pilih memiliki kredibilitas dan terpercaya. Untuk informasi yang lebih lengkap dan bermanfaat, cek dulu di https://www.cekaja.com/kredit

Posting Komentar

1 Komentar